Senin, 25 Agustus 2008

Perintah Makan yang Halal dan Baik



(QS. Al-Bawarah : 172)
Hai orang-orang yang beriman, maknalah diantara rizki yang baik-baik yang kami berikan kepadamu dan besrsyukurlah kepada Allah, jika benar-benar kepada-Nya kamu menyembah.

Penjelasan Ayat
Allah Tabar wa Ta'ala, memerintahkan kepasa orang yang beriman untuk memakan makanan yang halal dan baik, karena itu sebuah kenikmatan dari Allah SWT. Maka hendaklah bersyukur dan beribadah hanya kepada-Nya. Karena memang Dia-lah zat yang berhak disembah dan menerima syukur.

Tegasnya perintah makan yang halal dan Toyib (baik) yang ditujukan kepada orang-orang yang beriman, agar dalam menempuh hidup dan kehidupan di dunia ini memiliki peribadian yang luhur (akhlak yang mulia), karena makanan yang hala dan baik merupakan pintu turnnya rahmat dan berkah dari langit (Allah SWT) dan merukpakan dampak kebaikan dirinya baik di dunia dan di akhirat. Perintah ini juga disertai dengan perintah beryukur terhadap nikmat-nikmat Allah yang telah ditermia, karena begitu banyak nikmat yang diterima sampai tak terhingga.

Sebagaimana firman-Nya:


(QS. Ibrahim: 34)
Dan dia telah memberikan kepadamu (keperluanmu) dan segala apa yang kamu mohonkan kepadanya dan jika kamu menghitung nikmat Allah, tidaklah dapat kamu menghinggakannya. Sesungguhnya manusia itu sangat zalim dan sangat mengingkari (nikmat Allah).

Tidak ada komentar: